Baozi, hidangan tradisional yang hebat dari masakan Tiongkok.
14 Jan, 2021Dalam masyarakat Tiongkok, perkembangan budaya lokal biasanya disertai dengan hidangan yang lezat. Baozi, makanan yang sering terlihat di jalan, adalah salah satu contohnya. Apakah Anda tahu berapa banyak tradisi yang terkait dengan baozi?
Baozi, atau bao, roti kukus yang lembut dan empuk, biasanya diisi dengan daging cincang dan/atau sayuran, bahkan bisa dibuat menjadi makanan penutup dengan berbagai isian manis;mereka dimasak dalam pengukus panas, dikonsumsi sebagai makanan atau sekadar sebagai camilan.Bun kecil yang diisi ini sangat penting dalam Budaya Makanan Tiongkok dan juga telah memenangkan hati serta perut banyak pecinta makanan di seluruh dunia.
Baozi dianggap membawa keberuntungan, karena biasanya dibuat dengan bentuk bulat yang menyenangkan, dan diisi dengan berbagai macam makanan lezat.Di daerah tertentu di China, baozi dikonsumsi saat Tahun Baru China, atau selama bulan terakhir Kalender Lunar sebagai tradisi, ketika keluarga berkumpul dan mengukus bun bersama sebagai aktivitas rumah tangga, dan merayakan pertemuan mereka yang penuh suka cita.Kembali di zaman pertanian lama di Beijing, baozi dikonsumsi sebelum tahap heading di sawah, untuk berkah panen yang melimpah di depan;nanti, di awal Musim Gugur, ketika suhu mulai turun setelah musim panas yang panas, bakpao daging yang juicy akan dikonsumsi sebagai makanan.
Selain itu, dalam masyarakat berbahasa Mandarin, Baozi sering diberikan sebagai hadiah untuk pasangan pengantin baru, karena itu mengisyaratkan "包生子" (diucapkan: baoshengzi) yang berarti "dijamin memiliki anak";dan kombinasi dari " baozi " dan "zhongzi" (粽子: dumpling ketan) melambangkan "包中" (diucapkan: baozhong) yang berarti "jaminan untuk berhasil", sering dikirim sebagai "makanan keberuntungan" kepada teman dan keluarga yang sedang ujian dan berharap untuk lulus.
Tradisi Fun-Bun tidak hanya berhenti di sini, mari kita lihat apa lagi yang ada.
Tangkapan Satu Tahun: Untuk Masa Depan Anak yang Lebih Cerah
"晬" (diucapkan: zuì) adalah ketika bayi berusia satu tahun, dan "catch" (抓周) adalah upacara tradisional yang umum dilakukan di daerah Minnan (Provinsi Fujian, Selatan) dan Taiwan, untuk merayakan ulang tahun pertama si bayi. Pada hari itu, makanan persembahan dan "kue beras kura-kura merah" (kue beras manis yang melambangkan umur panjang) disiapkan untuk menghormati nenek moyang, dan dua baozi untuk anak; satu untuk mengelap mulut (untuk menghilangkan bau susu asam bayi) dan yang lainnya untuk bagian belakang, berharap anak tersebut tumbuh dengan kesehatan yang baik, kerapihan, dan popularitas.
Festival Perahu Naga: Nikmati Baozi dengan Pangsit Nasi

Liburan musim panas yang penting di komunitas Tionghoa, ketika zhongzi (粽子: dumpling nasi ketan yang dibungkus daun bambu dan dikukus) sedang disantap; namun, di provinsi tertentu seperti Sichuan dan Yunnan, baozi yang dikonsumsi sebagai gantinya; mungkin karena ketersediaan bahan-bahan, karena festival ini berlangsung sekitar musim panen gandum, dan tepung lebih mudah diakses daripada daun bambu. Namun, bakpao kukus panas juga dianggap sebagai makanan liburan di masa-masa sulit, orang biasanya membagikan bakpao tersebut sebagai ungkapan cinta, karena mereka juga merupakan doa kecil untuk tahun yang lebih berlimpah yang akan datang.
Upacara Peluncuran Perahu Baru di Nanfang'ao, Taiwan
Di pantai timur Taiwan, Nanfang'ao adalah pelabuhan perikanan penting di pulau ini, juga dikenal karena tradisi Peluncuran Perahu Baru yang unik, dan acara yang paling mencolok dari semuanya adalah ritual "melempar bao". Ratusan dan ribuan baozi dilemparkan dari perahu nelayan baru ke arah kerumunan di pantai untuk dikumpulkan orang-orang, baik dengan payung, ember, atau tas, acara ini sangat menarik, ceria, dan juga diyakini membawa keberuntungan dan panen yang melimpah bagi para nelayan lokal.
10 Festival Lokal Unik Teratas – TIME – Festival Bun (Cheung Chau, Hong Kong)
(Foto dari : Wiki)Festival Buns di Hong Kong berlangsung di pulau nelayan Cheung Chau (長州), biasanya pada awal bulan ke-4 kalender lunar. Acara ini menarik banyak penduduk lokal dan wisatawan untuk datang dan berpartisipasi, menunggu untuk menyaksikan para pendaki terbaik menaklukkan gunung/menara kue yang dibuat oleh manusia.
Biasanya ada 3 "gunung" besar, masing-masing ditutupi sekitar 6.000 bao manis yang diberkati dan dicap dengan karakter "damai dan tenang" (平安).Tradisi ini terbentuk di pulau, mungkin berkaitan dengan fakta bahwa para nelayan lokal adalah ahli memanjat tiang di perahu; tujuan festival ini adalah untuk membawa berkah dan kesehatan bagi penduduk desa, namun, festival ini telah berubah menjadi permainan olahraga tahunan, bahkan dibuka untuk peserta dari luar negeri, dan menjadi acara pariwisata penting bagi Cheung Chau, Hong Kong.